https://journalkreatif.utb-univ.ac.id/index.php/files/issue/feed Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif 2026-07-30T10:32:36+00:00 Regina Sukma Citra p3m@utb.univ.ac.id Open Journal Systems <p>Journal Kreatif Jurnal Online Desain Komunikasi Visual, a semiannual scholarly journal, published scientific articles</p> <p>(research results or academic writing/papers) about visual culture.</p> <p>Journal Kreatif Jurnal Online Desain Komunikasi Visual is an open access repository where</p> <p>visitors can access all articles instantly and at once.</p> <p>The copyright of articles in the repository belongs to the authors who have transferred their publishing rights to Journal Kreatif Online Desain Komunikasi Visual.</p> https://journalkreatif.utb-univ.ac.id/index.php/files/article/view/114 ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN BRANDING SKUTER LISTRIK LIPAT DALAM PEMBENTUKAN PERSEPSI SEBAGAI MODA MICROMOBILITY PERKOTAAN 2026-06-05T06:55:07+00:00 Muhammad Azmi Ramadhan muhammad.azmi33@mhs.itenas.ac.id Wiwi Isnaini wiwi@itenas.ac.id <p>Skuter listrik lipat merupakan salah satu bentuk <em>micromobility</em> yang berkembang sebagai alternatif mobilitas jarak pendek di kawasan perkotaan. Secara global, skuter listrik lipat diposisikan sebagai moda pendukung transportasi umum yang berperan dalam menjembatani kebutuhan <em>first-mile</em> dan <em>last-mile</em>. Di Indonesia, khususnya di kota besar seperti Jakarta, kehadiran skuter listrik lipat mulai terlihat dalam berbagai konteks, baik sebagai produk konsumsi, layanan mobilitas, maupun bagian dari gaya hidup urban. Namun, pemaknaan terhadap skuter listrik lipat di ruang perkotaan Indonesia masih bersifat ambigu. Di satu sisi, skuter listrik lipat menawarkan fleksibilitas, efisiensi, dan potensi keberlanjutan; di sisi lain, produk ini kerap dipersepsikan sebagai objek rekreasional atau “mainan”, bukan sebagai moda transportasi yang fungsional. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara fungsi skuter listrik lipat sebagai <em>micromobility</em> dan citra yang terbentuk di masyarakatPenelitian ini bertujuan untuk melakukan studi umum terhadap skuter listrik lipat sebagai fenomena <em>micromobility</em> di perkotaan, dengan menelaah bagaimana produk-produk skuter listrik lipat yang telah ada diposisikan dan direpresentasikan melalui strategi branding dan komunikasi visual.Melalui studi ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman awal mengenai posisi skuter listrik lipat dalam ekosistem mobilitas perkotaan serta faktor-faktor visual yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadapnya. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi landasan konseptual bagi kajian lanjutan terkait peran komunikasi visual dalam mendukung pengembangan <em>micromobility</em> yang berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goal 11.</p> 2026-06-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif https://journalkreatif.utb-univ.ac.id/index.php/files/article/view/124 PERANCANGAN MOTION GRAPHIC SEBAGAI EDUKASI PENGENALAN AKSARA LONTARA BUGIS UNTUK SISWA KELAS 4 SDN 26 PINRANG 2026-05-30T13:12:13+00:00 Muhammad Yusril Yasir yusril.pinrang@gmail.com Eko Bambang Wisnu Nugroho ekobambangwisnu@gmail.com Muhammad Taufiq sayataufiq16@gmail.com <p>Negara Indonesia terkenal memiliki beragam suku dan kaya akan warisan budaya, yang tersebar di berbagai daerah dan menjadi ciri khas setiap daerah tersebut, salah satu warisan budaya di Indonesia adalah aksara Lontara Bugis di Sulawesi Selatan. Aksara Lontara merupakan warisan budaya masyarakat Bugis yang penting untuk dilestarikan, terutama bagi generasi muda. Namun, berdasarkan observasi di SDN 26 Pinrang, ditemukan bahwa kelas 4 mengalami kesulitan dalam mengenal dan memahami aksara Lontara. Hambatan utama terletak pada media pembelajaran yang tersedia, yang masih terbatas pada buku paket dan poster tanpa adanya pembaharuan, sehingga proses belajar menjadi kurang menarik dan sulit dipahami oleh siswa. Perancangan ini bertujuan untuk membuat media edukasi alternatif yang lebih menarik dan mudah dipahami guna membantu proses pembelajaran aksara Lontara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Sementara itu, metode perancangan yang diterapkan adalah <em>Design Thinking </em>yang meliputi tahapan <em>empathize, define, ideate, prototype, </em>dan <em>test</em>. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah media edukasi berupa <em>motion graphic </em>pengenalan aksara Lontara. Media ini dirancang khusus untuk menyesuaikan karakteristik siswa sekolah dasar agar lebih antusias dalam belajar. Berdasarkan hasil tahap pengujian (<em>test</em>), para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama penayangan video <em>motion graphic </em>berlangsung. Seluruh siswa turut berpartisipasi aktif dengan menyebutkan setiap huruf dari aksara Lontara secara langsung, baik pada sesi mencari huruf, menebak huruf, hingga akhir penayangan. Dengan demikian, <em>motion graphic </em>ini dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 4 SDN 26 Pinrang terhadap aksara Lontara Bugis.</p> 2026-06-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif https://journalkreatif.utb-univ.ac.id/index.php/files/article/view/126 PERANCANGAN MEDIA ANIMASI 2D UNTUK MENINGKATKAN AWARENESS ETIKA SOSIAL GENERASI Z TERHADAP NILAI PAMALI DI KOTA BANDUNG 2026-07-30T10:32:36+00:00 Ikhsandi Ikhsandi Ikhsandii08@gmail.com Hadianto Hadianto hadianto@utb-univ.ac.id Khalif Maulana Syahid khalif.syahid@univ.satu.ac.id <p>Generasi Z di Kota Bandung tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kehidupan sosial yang dinamis. Seiring waktu, generasi ini cenderung memandang nilai-nilai tradisional seperti pamali dalam budaya Sunda sebagai sesuatu yang kuno, sehingga mulai jarang dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, pamali mengandung pesan moral yang berfungsi sebagai pengingat untuk bersikap dan bertindak secara bijak dalam lingkungan sosial. Rendahnya awareness Generasi Z terhadap nilai pamali menjadi tantangan tersendiri, terutama karena belum tersedianya media komunikasi visual yang sesuai dengan karakteristik mereka. Penelitian ini bertujuan merancang media komunikasi visual berupa animasi 2D untuk meningkatkan awareness Generasi Z terhadap nilai pamali sebagai bagian dari etika sosial masyarakat Sunda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi media sosial, wawancara, dan dokumentasi, serta data sekunder melalui studi literatur dan kuesioner terbuka. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan, dengan SWOT dan 5W+1H sebagai instrumen analisis, sedangkan proses perancangan mengacu pada tahapan 3P (pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi) dengan strategi komunikasi AISAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki pemahaman dasar mengenai pamali, namun menganggapnya kurang relevan dan lebih sering menjadikannya bahan candaan di media sosial. Perancangan menghasilkan animasi 2D berjudul “Katanya Pamali…” berdurasi 2–3 menit dengan gaya kartun semi-realis, narasi reflektif, dan palet warna hangat, yang didistribusikan melalui Instagram, TikTok, dan YouTube, serta didukung media pendukung berupa Reels, carousel, digital zine, kartu digital interaktif, meme series, dan poster. Media ini memposisikan pamali bukan sebagai larangan mistis, melainkan sebagai cara halus orang tua mengajarkan etika sosial, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran Generasi Z terhadap pentingnya nilai pamali dalam kehidupan sosial masyarakat Kota Bandung.</p> 2026-06-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif https://journalkreatif.utb-univ.ac.id/index.php/files/article/view/123 PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL UNTUK MENINGKATKAN CITRA ZHIRENK GUITAR SHOP DI KOTA BANDUNG 2026-06-29T04:41:44+00:00 Andri Nurdiana andrinurdiana25@gmail.com Fajar Ahmad Faizal fajardkv.sttb@gmail.com Agus Malik Ibrahim am.ibrahim@gmail.com Prakastria Prakastria prakastriaaay@gmail.com <p>Desain Komunikasi Visual merupakan bidang keilmuan yang berperan dalam menyampaikan pesan melalui elemen visual secara efektif dan komunikatif. Dalam konteks <em>branding</em>, desain komunikasi visual digunakan untuk membangun identitas merek yang mampu merepresentasikan karakter, nilai, serta kualitas suatu usaha. Identitas visual yang dirancang secara terstruktur dan konsisten dapat meningkatkan daya tarik, kepercayaan, dan daya saing sebuah merek. Zhirenk Guitar Shop merupakan bengkel dan pengrajin gitar elektrik yang berlokasi di Kota Bandung dan telah berdiri sejak tahun 2002. Meskipun memiliki pengalaman panjang serta mampu melayani pesanan gitar custom, Zhirenk Guitar Shop belum memiliki identitas visual yang terencana dan konsisten, sehingga citra merek belum tersampaikan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan perancangan identitas visual sebagai upaya untuk memperkuat citra merek dan mendukung strategi promosi. Perancangan ini bertujuan untuk merancang identitas visual Zhirenk Guitar Shop yang mampu merepresentasikan karakter dan kualitas merek, serta mendukung komunikasi visual yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif melalui observasi, dan wawancara. Proses perancangan menggunakan pendekatan RSVP yang didukung oleh analisis SWOT dan 5W+1H. Hasil perancangan berupa logo, warna identitas, tipografi, supergraphic, serta penerapannya pada berbagai media pendukung seperti stationary kit, media sosial, dan media pelengkap. Seluruh penerapan identitas visual dirangkum dalam Graphic Standard Manual sebagai pedoman penggunaan agar tercipta konsistensi visual. Perancangan ini dilakukan untuk meningkatkan citra profesional Zhirenk Guitar Shop serta mendukung pengembangan merek secara berkelanjutan.</p> 2026-06-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif https://journalkreatif.utb-univ.ac.id/index.php/files/article/view/119 PERANCANGAN MEDIA PROMOSI TAMAN BACA CERITA SORE DI KABUPATEN BANDUNG 2026-06-05T06:55:57+00:00 Arinta Saptia Ningsih arintasaptia@gmail.com Widiyanto Satrio Aji widiyantosatrioaji@utb-univ.ac.id Prakastria Prakastria prakastriaaay@gmail.com <p>Taman Baca Cerita Sore merupakan yayasan non-profit yang bergerak di bidang literasi dengan tujuan utama menumbuhkan kesenangan membaca sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi anak-anak, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung. Selain menyediakan perpustakaan anak dengan lebih koleksi dari 1000 buku, Taman Baca Cerita Sore juga menyelenggarakan tiga program utama, yaitu kegiatan literasi, program keanggotaan dan program Jelajah Buku. Namun, rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat menyebabkan taman baca ini belum mampu menjangkau target audiens secara luas. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pemanfaatan media sosial Instagram Taman Baca Cerita Sore yang belum optimal dalam mempublikasikan program-program yang ada, sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai layanan peminjaman buku dan kegiatan di taman baca. Oleh karena itu, diperlukan perancangan media promosi untuk meningkatkan visibilitas dan keterlibatan audiens melalui media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, FGD dan studi literatur. Proses perancangan dilakukan dengan pendekatan <em>Design Thinking</em> yang meliputi tahapan <em>empathize, define, ideate, prototype </em>dan <em>test.</em> Media utama yang dirancang adalah feed Instagram yang terdiri dari reels, Instagram story dan carousel. Hasil perancangan menunjukkan bahwa media utama tersebut mampu menjadi sarana promosi yang efektif. Konten visual yang komunikatif, konsisten dan sesuai dengan karakteristik audiens terbukti meningkatkan interaksi serta memperluas jangkauan informasi. Peningkatan jumlah pengikut, <em>insight, reach </em>dan<em> engagement</em> pada akun Instagram Taman Baca Cerita Sore juga menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan sudah berjalan dengan efektif. Dengan demikian, media utama yang dirancang tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, tetapi juga sebagai strategi untuk memperkenalkan program taman baca, memperkuat citra dan membangun keterlibatan masyarakat.</p> 2026-06-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kreatif : Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif